Tiga Unit Rumah Nelayan di Bajo Raya di Sapu Angin Puting Beliung – Pemkab Konkep Salurkan Bantuan

160
Sekda Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM didampingi Kepala BPBD, Awaluddin menyerahkan bantuan kepada korban angin puting beliung.

KONKEP, KARYASULTRA.ID-Musibah angin kencang disertai hujan deras tiba-tiba saja terjadi menjelang magrib (28/1/2021). Kilat dan Guntur menggema di langit. Kabar robohnya rumah warga yang bermukim di bibir pantai tersiar melalui media sosial Facebook. Tiga unit rumah mengalami rusak parah. Puluhan atap warga mengalami rusak ringan.

Musibah berat di alami Ansar dan keluarga. Rumah baru mereka yang sudah rampung di bangun rencananya akan ditinggali dua hari lagi. Beberapa barang berharga telah diangsur masuk ke dalam rumah baru mereka. Namun tiba-tiba saja angin malam itu berubah jadi angin puting beliung yang menghantam seluruh atap rumah beserta kosengnya. Akibatnya, rumah tersebut beratapkan langit. Malam itu, barang berharga tak bisa di selamatkan karena telah basah di hantam hujan deras. Beberapa barang elektronik, kasur dan kursi basah.

Ansar yang bermukim tak jauh dari rumah barunya di Desa Langara Bajo Kecamatan Wawonii Barat lebih memilih membiarkan seisi rumah direndam air hujan. Ia merasa takut karena angin masih bertiup kencang. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Beda halnya dengan yang di alami Mustafa dan Istrinya yang bermukim di Desa Tanjung Batu, Wawonii Barat. Bantuan perumahan yang mereka terima tahun 2020 yang bersumber dari pemerintah Konkep roboh di hantam angin puting beliung. Rumah panggung yang belum sempat mereka tinggali hancur lebur. Malam itu, pasangan suami istri ini yang tinggal di rumah lamanya yang tak jauh dari bangunan barunya hanya bisa pasrah melihat rumah impian mereka mengapung di laut.

“Kami hanya bisa pasrah dan berharap bantuan pemerintah meringankan beban kami sebagai nelayan,” kata Uga mewakili suaminya yang jatuh sakit akibat melihat rumah barunya rusak parah.

Kejadian rusak berat juga di alami Marlan warga Kelurahan Langara Laut. Semua atap rumahnya habis di hantam angin puting beliung. Rumah Marlan juga bagian dari penerima bantuan perumahan dari Bank Dunia tahun 2020.

“Saat malam kejadian hanya ada istri dan empat anaknya di dalam rumah. Istrinya mengalami luka sobek pada bagian dahinya, sementara satu orang anaknya menginjak paku karena berlari ke rumah tetangga menyelamatkan diri. Sementara saya sendiri masih bongkar muatan kapal Wawonia,” kata Marlan yang juga ABK kapal penumpang Wawonia, Jumat sore (29/1/2021).

Merespon kejadian ini, mulai dari lurah dan dua kades bergerak membantu warganya. Bahkan melalui instruksi Bupati Konkep. Dua dinas yakni Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak memberikan bantuan. Baik berupa makanan, pakaian, alat tidur dan beberapa pembersih.

Sekda Konkep, Cecep Trisnajayadi juga turun langsung menyerahkan bantuan. Bahkan ia meminta kepada lurah dan kades yang warganya tertimpa musibah untuk dilengkapi datanya. “Kita akan laporkan kepada pak bupati yang sedang tugas luar daerah. Nanti ya akan diusahakan bantuan susulan berupa pemberian uang tunai dan membantu memperbaiki rumahnya,” ujarnya usai menyerahkan bantuan kepada tiga warga, Jumat sore (29/1/2021).

Penulis: Kalpin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here