Tiap Hari Jaringan Telkomsel di Roko-roko Raya Habiskan Solar 120 Liter

83
Jaringan Telkomsel yang dibangun PT GKP

LANGARA, KARYASULTRA.ID-Kini ribuan warga Desa Roko-roko raya sudah dengan mudah mengakses internetan dan berkomunikasi dengan sanak familinya yang jauh diperantauan. Hal ini terwujud setelah hadirnya pihak perusahaan pertambangan di daerah tersebut. Ia adalah PT Gema Kreasi Perdana (GKP). Meski belum melakukan eksploitasi namun sudah memberi banyak manfaat di tengah masyarakat.

Berdirinya tower Telkomsel setinggi 75 meter adalah upaya pihak perusahaan. Untuk mendirikan tower ini, pihak perusahaan harus mengeluarkan dana senilai Rp 2,5 miliar. Dana ini untuk material tower. Sementara pihak Telkomsel menanggung transmisi atau pancaran jaringan.

Head Of Site PT GKP, Aep Haerudin mengatakan, pembangunan jaringan Telkomsel dimulai bulan Maret tahun ini. Alhamdulillah dikejar pengerjaannya hingga April 2019 sudah bisa dinikmati jaringan telekomunikasi ini.

Haeruddin menjelaskan, sebenarnya ada dua tower Yanga akan di bangun. Namun terkendala akses jalan. “Kami harus melewati gunung dan jauhnya jarak mobilisasi material. Jaraknya 6 kilometer dari perkampungan roko-roko. Namun jika sudah terbangun maka Kecamatan Wawonii Tenggara secara umum akan menikmati jaringan Telkomsel,” jelasnya, Senin (22/7/2019).

Haerudin juga mengatakan, untuk biaya operasional jaringan ini selama 24 jam telah menghabiskan bahan bakar solar sebanyak 120 liter perhari. “Jadi patut disyukuri karena bahan bakarnya saja tidak main-main nilainya,” tegasnya.

Sementara itu Humas GKP, Marlion menambahkan, secepatnya akhir tahun ini jaringan ke dua akan di genjot pemasangannya. Ini semua demi mempermudah akses komunikasi warga dan juga tentu keperluan perusahaan.

“Jika kami bicara nilai penyiapan material pembangunan dua jaringan Telkomsel ini sekira Rp 5 milyaran,” katanya.

Kini masyarakat di wilayah tersebut dapat mengakses jaringan 4G yang dibangun oleh PT GKP. Bahkan penikmat jaringan ini ada beberapa warga yang menolak tambang tapi malah buka konter penjualan pulsa.

Marlion yang juga putra daerah Wawonii ini berharap, keberadaan tower Telkomsel dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bisnis masyarakat.

“Kita berharap jaringan ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perputaran ekonomi dan bisnis. Karena dizaman saat ini, sisi kehidupan sehari-hari tidak lepas dari teknologi. Jaringan ini juga diharapkan dapat membantu anak sekolah yang ingin mencari tugas dan hal lainnya,” tutupnya.

Laporan: Muhlis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here