Tak Tahan Dapat Janji Manis, CPNS Konut Demo Ruksamin

790
Ratusan CPNS saat Menggelar aksi Demonstrasi depan Kantor Bupati Konut.

WANGGUDU, KARYASULTRA.ID-Entah ada apa dengan kinerja Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konawe Utara. Pasalnya ratusan CPNS yg dinyatakan lolos tes tahun 2018 belum juga mendapat Surat Keputusan (SK) 80 persen. Semetara SK ini merupakan penunjuk jalan atas semua aktifitas para abdi negara.

Tak tahan dijanji manis terus, ratusan CPNS ini mengepung kantor bupati Konut Senin (22/7/2019) pagi hari sekira pukul 9:30 Wita. Mereka angkat microfon sambil meneriakkan beberapa poin tuntutan. Point utamanya adalah meminta bupati Konut segera menandatangani SK 80 persen.

Koordinator Lapangan (Korlap), Raldin dengan lantang menyampaikan aspirasinya bersama ratusan CPNS lainya. Dalam orasinya, dia mengatakan kedatangan mereka hari ini menuntut hak mereka sebagai Calon Abdi negara tentang kejelasan SK 80 Persen yang sampai hari ini belum ditau bagaimana kejelasanya.

Kepala BKPSDM Konut yang temui beberapa waktu lalu mengaku bahwa SK sudah diberikan ke bupati. Janjinya tinggal ditandatangani saja tapi faktanya sampai hari SK ini belum ada juga.

“Bagaimana tidak kami tidak unjuk rasa kami semua sudah di suruh kerja di masing-masing instansi sesuai nota tugas yang ada, tapi kami belum ada SK na sementara CPNS dari guru sudah mengajar di sekolah tapi SK tidak ada bagaimana mau di proses di data dapodik kalau SK tidak ada, belum lagi yang tehnis dan kesehatan bagaimana mau di bayar perjalananan dinasnya kalau SK juga tida ada, jadi kami datang mau menuntut Hak kami sebagai Abdi negara sekiranya bupati dapat menyelesaikan masalah ini,” Ungkapnya.

Raldin mengaku selama ini bekerja hanya bermodalkan Pertek BKN dan SPMT tanpa didasari dengan SK bupati.
Jadi kalau hanya pertek saja dasar untuk bekerja tidak memiliki kekuatan untuk melaksanakan kerja-kerja di instasi karna dengan tidak adanya SK tidak bisa berbuat apa-apa.

“Tanpa SK 80 persen kami bekerja kami tidak bisa terima gaji kami, sudah lama kami tunggu SK ini belum keluar juga, na daerah lain sudah semua terima SK sisa konut saja yang tidak ada kejelasan SKnya, Jadi kami meminta BKPSDM dan Bupati konut agar segera bertanggung jawab atas persoalan ini” harap Raldin

Sementara Hukrandi CPNS dari formasi Guru menyampaikan orasinya Kepala BKPSDM sudah berjanji masalah SK gampang dan Gaji terhitung maret tetap akan di bayarkan tapi realita yang kami dapat hari ini SK 80 persen saja susah kami dapatkan apalagi terkait gaji kami yang belum ada kejelasanya, maka kami datang disini memepertanyakan persoalan SK yang katanya sudah di berikan kepada bupati tinggal di tanda tangani saja, jadi kami mementa agar pak bupati menemui kami memberikan kejelasan tentang SK kami.

“Kalau melihat persoalan SK yang tidak tau keberadaanya bagaimana, maka kami semua 265 CPNS datang memepertanyakan kepada bupati konut sebagai penanggung jawab keluarnya SK kami, kasian kami ini sudah bekerja tapi SK tidak ada, belum lagi teman-teman dari tempat jauh yang datang mengabdi di bumi oheo tidak ada kejelasan SK sementara mereka tinggal di sini butuh biaya, bagaimana mau ada biaya kalau SK tida ada, jadi saya harap agar persoalan ini cepat ada solusi SK segera keluar, dan kami segera orientasi secepatnya agar status CPNS kami jelas menjadi ASN” ungkap Randi 22/7/209

Tidak lama menyampaikan aspirasi depan kantor bupati konut, Ruksamin keluar menemui para CPNS dan mengajak masuk ruangan untuk melakukan dialog.

Menangapi persoalan SK 80 Persen yang belum keluar Ruksamin Bupati konut menyampaikan bahwa persoalan SK ini dirinya tidak tahu bahwa Para CPNS ini belum memiliki SK 80 Persen.

“Bagaimana saya mau tanda tangan SK nya, SK saja belum ada di meja saya. Secepatnya akan saya desak BKPSDM untuk segera melaporkan SK ini dan akan saya tanda tangan dan dibagikan ke peserta CPNS paling lambat Minggu depan,” jelasnya.

Laporan: Sulham

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here