Pelajar Tekonea Raya Wawonii Bersusah Payah di Jalan

329

KONKEP, KARYASULTRA.ID

Ruas jalan lingkar 115 kilometer di Kabupaten Konawe Kepulauan belum semuanya tertangani. Sejumlah titik masih menyulitkan untuk dilewati. Salah satunya di jalan yang menghubungkan Munse Raya ke Tekonea Raya. Lalu dari Tekonea menuju Batulu, Mosolo hingga pada sejumlah titik di Kecamatan Wawonii Tenggara dan Selatan.

Saat Wartawan media ini melintasi jalan di Tekonea Raya mendapati para pelajar berjibaku dengan jalan rusak digenangi air. Jalan tersebut makin parah akibat hujan deras belakangan ini.

Para pelajar dari Tekonea Raya baik SMP dan SMA yang sekolahnya di Munse Raya harus lebih hati-hati dan bersabar melintasi jalan tersebut. Mereka harus berburu waktu agar tidak terlambat tiba di sekolah.

Salah satu guru yang juga dari Tekonea Raya yang mengajar di SMA Munse, Ice mengaku sangat prihatin dengan jalan yang tiap hari dilewatinya itu karena kerab menjadi penghambat mereka menuju sekolah.

“Perjalanan kami dan anak-anak didik kami menuju ke sekolah sering terhambat saat melintasi beberapa titik jalan yang sudah tergenangi air, akibatnya harus antrian untuk bisa melewati jalan berair ini, belum lagi kalau ada yang mati mesin motornya kadang berjam-jam baru sampai ke sekolah,” ungkapnya, Rabu (10/7/2024).

Salah satu siswa SMAN 1 Wawonii Timur, Aryono yang sempat di wawancarai mengakui bahwa jalan yang tergenang tersebut sudah lama jadi tantangan buat mereka dan diperkirakan sudah puluhan motor mogok akibat mati mesin saat melintasi jalan tersebut.

“Sudah lama airnya tergenang, dan kami setiap hari ke sekolah kadang sampai basah sepatu, dan celana karena kadang kalau motor mogok dengan terpaksa kaki kami harus diturunkan agar tidak terbanting. Kalau motor mungkin sudah puluhan yang mati mesin di tengah genangan air ini,” katanya.

Siswa ini juga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan yang di maksud agar tidak lagi jadi penghambat menuju ke sekolah untuk menuntut ilmu.

“Iya semoga bisa secepatnya di perbaiki supaya setiap melintas menuju sekolah tidak lagi terjebak di sini,” harapnya.

Penulis: Lisman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here