Kepanasan, Puluhan Pelajar Wawonii di Evakuasi, Satu Guru Dipasangkan Oksigen

185
Salah satu guru SMA 1 Wawonii Barat, Wahida S.Pd terbaring lemas dengan dipasangkan oksigen dalam mobil ambulance.

LANGARA, KARYASULTRA.ID-Upacara penaikan bendera hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 tahun di lapangan Tempat Penampungan Ikan (TPI) terpaksa di evakuasi tim medis karena kelelahan dan pingsan saat mengikuti upacara tingkat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Bahkan satu orang guru SMA 1 Wawonii Barat saat mendampingi siswanya upacara mengalami kelelahan parah dan harus dipasangkan oksigen di dalam mobil ambulance. Guru tersebut adalah Wahida S.Pd.

Tiga mobil ambulance yang siaga di lapangan bergerak cepat menangani para siswa SMP dan SMA yang tiba-tiba kelelahan.

Pantauan jurnalis media ini, peserta upacara bendera hari Kemerdekaan di Kabupaten Konkep kebanyakan dari pelajar tingkat SMP dan SMA serta para ASN setempat. Peserta telah berbaris di lapangan sejak jam 08:00 Wita. Semetara upacara di mulai pukul 9:00 pagi.

Sebagian siswa mengalami pusing dan mual. Mereka harus dipapah dalam mobil ambulance. Kondisi itu dialami para pelajar karena tidak tahan dengan cuaca dan suhu udara yang cukup panas. Sementara, sebagian besar kondisi fisik pelajar itu lemah, perut lapar karena tidak sarapan.

Upacara hari kemerdekaan ini berjalan sukses. Bupati Konkep, Amrullah bertindak sebagai Inspektur upacara. Sedangkan ketua DPRD Konkep, Musdar S.Sos bertindak membacakan teks proklamasi.

Penulis: Kalpin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here