Kawal BLT BBM di Bombana

176

BOMBANA, KARYASULTRA.ID – Pemerintah Kabupaten Bombana mencatat ada sekitar 2.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan BBM di Kabupaten Bombana. Tahap awal penyerahan BLT BBM mulai disalurkan
Senin 19 September 2022 lalu.

Launching penyerahan Bansos Bantuan BLT BBM tahap I Bombana itu dilakukan secara simbolis kepada 10 Kepala Keluarga (KK) diserahkan langsung oleh Sekda Bombana, Man Arfa mewakili Pj Bupati Bombana Burhanuddin. Penyerahan simbolis itu dilaksanakan di depan Kantor Bupati Bombana.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Mappattang menerangkan dana BLT BBM itu bersumber dari APBD Kabupaten Bombana Tahun 2022 senilai Rp. 300 juta.
Diperkirakan sekitar 2.000 KK selaku KPM BLT BBM APBD Bombana tahap I. Para penerima diperuntukan bagi tiga kategori, yakni nelayan, masyarakat yang bergerak di sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta pelayanan jasa seperti Sopir angkot hingga ojek.

“Untuk tahap pertama ini, BLT APBD itu sebanyak 2.000 KK. Saat ini masih tahap-penyortiran data. Bagi nelayan, datanya itu bersumber dari dinas perikanan. Sementara UMKM dari Dinas Disperindagkop. Sedangkan data Sopir hingga ojek itu, dari kami di Dinas Sosial,” terang Mappattang.

Tiap KK akan disalurkan senilai Rp. 150 Ribu per bulan. Rencananya, akan diupayakan pekan ini. BLT BBM APBD itu akan diserahkan kepada desa dan kelurahan, selanjutnya akan dibagikan ke masyarakatnya masing-masing.

Mappatang juga menegaskan tidak ada potongan dalam bentuk apapun dalam penyaluran BLT BBM ini. “Insya Allah, penyalurannya dalam pekan ini. Kenapa disortir baik-baik dulu datanya, untuk mencegah jangan sampai ada penerima ganda. Sebab ada data masyarakat untuk penerima BLT BBM dari pusat serta ada pula data warga penerima BLT Desa,” imbuhnya

Mappattang menjelaskan BLT BBM APBD Bombana itu, diperuntukan bagi masyarakat yang benar-benar miskin tapi belum pernah disentuh bantuan lain atau semacamnya. Sehingga perlu pengawalan ketat semua pihak agar tidak salah sasaran.

“Kami sudah ke BKD bahwa uangnya itu sudah siap. Saat ini tinggal finalisasi data. Sebab data yang masuk kekami itu, setelah dikroschek, kadang satu nama tapi terdapat di empat NIk (Nomor Induk Kependudukan). Makanya kami teliti baik-baik dulu, sebab penyaluran semua ini berdasarkan NIK,” ujar dia.

Untukdiketahui, penyaluran BLT BBM itu juga berdasarkan instruksi Pj Bupati Bombana H. Burhanuddin agar Dinsos mempercepat realisasi penyaluran Bantuan Sosial penanganan dampak kenaikan BBM.

Laporan: Aldi Dermawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here