Hibahkan Tanah Demi Bangun SMA di Mosolo

28

KONKEP, KARYASULTRA.ID-Prihatin dengan kondisi generasi pelajar Mosolo Raya Kecamatan Wawonii Tenggara yang harus menempuh akses SMA nan jauh dari perkampungan, membuat orang tua bergerak menghibahkan tanahnya agar dibangunkan SMA di daerah tersebut. Sejauh ini ketika anak-anak mereka menamatkan pendidikan SMP di Mosolo, generasi pelajar tersebut harus rela kos-kosan di bagian Roko-roko karena jauhnya lokasi SMA dan diperparah lagi rusaknya jalan. Bahkan selama ini setelah tamat SMP para pelajar harus ke Kendari untuk sekolah.

Keseriusan agar pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA hadir di wilayahnya, warga Mosolo Raya Kecamatan Wawonii Tenggara resmi menghibahkan lahan.

Lokasi lahan yang dihibahkan atau diwakafkan itu terletak di Desa Sinaulu Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara dengan harapan hadirnya USB SMA agar anak cucu kelak bisa bersekolah disitu. Lahan ini diwakafkan oleh 3 (tiga) masyarakat desa yakni Desa Mosolo, Desa Sinar Masolo, dan Desa Sinaulu Jaya.

Kepala Desa Mosolo, Zabaruddin menjelaskan bahwa dengan adanya lahan yang telah disiapkan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara diharapkan dapat menaganggarkan pembangunan USB SMA. Karena melihat berbagai pertimbangan baik aspek pendidikan, ekonomi, maupun sosial.

“Kami semua sangat berharap agar pembangunan SMA ini segera diwujudkan,” ujar Zabaruddin saat ditemui usai pemasangan papan nama lokasi persiapan pembangunan SMA, Sabtu (27/6/2020) kemarin.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Sinaulu Jaya, La Barimu. Ia mendesak Pemprov Sultra agar segera mewujudkan pembangunan SMA di wilayah Mosolo Raya.

“Pembangunan SMA ini merupakan harapan kita bersama, agar anak cucu kita nanti bisa bersekolah di kampung sendiri, tidak perlu menghabiskan anggaran besar untuk sekolah ke Kendari,” harapnya.

Sementara itu Pelaksana Desa Sinar Masolo, Bisman Abdullah meminta agar Pemprov Sultra melihat dan memperhatikan keseriusan warga Mosolo Raya Kecamatan Wawonii Tenggara ini yang sangat menginginkan hadirnya USB SMA dengan mewakafkan sebidang tanah untuk pembangunan sekolah.

“Tolong Pemprov perhatikan keseriusan ini, warga rela mewakafkan lahannya hanya agar SMA bisa berdiri di wilayahnya,” tegas Bisman.

Tokoh masyarakat Desa Sinar Masolo, La Baa (70) juga mengatakan, kehadiran SMA di Mosolo Raya benar-benar sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Pembangunan SMA ini sangat kami harapkan untuk keberhasilan anak cucu kami di masa mendatang,” ucapnya.

Laporan: Darto
Editor: Kalvin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here