Empat Dosen Srikandi UHO Kumpul Warga Desa Palingi Barat Wawonii

295

KONKEP, KARYASULTRA.ID – Empat Srikandi yang sehari-hari bergelut di bidang akademisi di Universitas Halu Oleo meluangkan waktunya berkunjung ke Desa Palingi Barat Kecamatan Wawonii Utara Kabupaten Konawe Kepulauan. Kunjungan tersebut dalam rangka menguatkan pengetahuan warga setempat dalam menjaga kesehatan. Kegiatan itu bertema pelatihan pembuatan Martabak Daun Kelor guna mencegah stunting. Seperti pembaca ketahui, khasiat daun kelor untuk kesehatan sangatlah banyak sebab mengandung banyak vitamin. Untuk itu daun kelor harus di kreasi agar enak di konsumsi baik anak-anak hingga orangtua.

Pelatihan tersebut diikuti puluhan emak-emak desa Palingi Barat. Dalam kegiatan itu dipandu langsung Kades Palingi Barat Pajaruddin. Dia memperkenalkan satu per satu dosen yang hadir membawakan materi pelatihan yang terdiri dari Ruwiah SP. M.Kes, DR, Dr. Wa Ode Sifatu, Dr. Wa Ode Winesti dan Dr. Hasiniah M.Si, empat Dosen UHO Kendari ini memberikan pelatihan agar masyarakat paham manfaat Daun kelor pada tumbuh kembang anak sebagai upaya cegah stunting.

Pajarudin menyampaikan kepada masyarakatnya maksud dan tujuan dihadirkannya empat akademisi srikandi UHO yaitu untuk mengedukasi dan memberikan pengetahuan tentang manfaat daun kelor yang di olah menjadi martabak.

Fajarudin juga berharap dengan hadirnya empat Dosen di desanya masyarakat dapat mengikuti proses pelatihan dengan baik, sehingga upaya pencegahan Stunting dapat terwujudkan dan masyarakat tidak lagi khawatir dengan tumbuh kembang balitanya. “Pelatihan ini guna menjadikan desa kita terhindar dari gangguan kesehatan sejak dini,” ujarnya usai pelatihan, Sabtu (10/9/2022).

Saat pelatihan berlangsung Ruwiah SP. M.Kes, mengatakan bahwa Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berada di urutan Ke 5 dari 34 Provinsi di Indonesia yang bermasalah Stunting.

Dalam kegiatan tersebut Ruwiah juga menyampaikan ke masyarakat Palingi Barat utamanya ibu hamil agar menjaga pola makan yang baik, agar terhindar dari gizi buruk. Ia juga menyarankan sebelum beraktifitas di pagi hari agar sarapan terlebih dahulu.

Ucapan terimakasih juga tak luput disampaikan kepada Kepala Desa dan jajarannya serta seluruh masyarakat Desa Palingi Barat.

“Saya mewakili rekan-rekan tim mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa atas undangannya sehingga kami bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Palingi Barat untuk melakukan Sosialisasi pencegahan stunting dan bisa melatih ibu-ibu dalam pembuatan martabak kelor. Ucap Ruwiah SP. M.Kes.

Laporan: Lisman
Editor: Kalpin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here