Dulu, Satu Desa Satu Perawat kini Satu Desa Satu Produk

208

KARYASULTRA.ID, BOMBANA

Program unggulan Pj Bupati Bombana Burhanuddin satu desa satu produk mengingatkan tentang satu desa satu perawat yang digagas Heryanto selaku ketua PPNI Sultra. Kala itu program tersebut disambut gembira oleh Bupati Bombana Tafdil. Bahkan program satu desa satu perawat yang lahir di Bombana akhirnya menjadi program nasional yang di adopsi DPP PPNI.

Kemudian di momen ulang tahun Bombana 19 tahun yang kini digawangi Burhanuddin juga mendorong satu desa satu produk yang diyakini bakal menjadi ujung tombak kemajuan desa. Peluncuran program tersebut bersamaan dalam kegiatan kirab budaya.

Pj Bupati Bombana Burhanuddin bersama istrinya Hj Fatmawati Kasim Marewa tampil menggunakan baju adat Moronene di kirab budaya. Kirab Budaya yang digelar di HUT Bombana menunjukan beragam adat dan suku yang mendiami daerah Bombana. Masyarakat tampak antusias memadati RTH Kasipute menyaksikan ratusan Brigade Kirab Budaya yang menampilkan tarian masing masing budaya.

Kirab Budaya yang di rangkaikan dengan pameran pembangunan di HUT Bombana kali ini untuk mensosialisasikan program dan hasil pembangunan Pemda Bombana yang ditampilkan pemerintah dan swasta.

“Pemeran kali ini kita bisa saksian satu desa satu produk, dimana satu desa mengembangkan satu desa satu produk yang akan menjadi produk khas dan memiliki nilai ekonomi jntuk di pasarkan, baik asar tradisional, hingga pasar internasional,” kata Burhanuddin dalam dambutanya di Kirab Budaya Bombana, Minggu 18 Desember 2022.

Kata Burhanuddin, Pameran yang digelar ini akan berlangsung sampai tanggal 22 Desember mendatang. Pameran yang di selenggarakan Pemda Bomban di moment HUT Ke-19 Bombana akan menampilkan berbagi produk.

“Tujuan pameran ini agar potensi yang ada di Bombana, baik pertanian perkebunan pangan pertambangan dan sebagainya yang dimiliki tiap tiap Kecamatan dapat di promosikan kepada seluruh masyarakat,” beber Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin selama ini Masyarakat Bombana kurang mengetahui mengenai apa saja produk produk hasil bumi Wonua Bombana. Sehingga digelarnya pameran dapat menympaikan mengenati produk asli Bombana ke Masyarakat.

“Untuk itu saya mengajak kita semua untuk terus bersinergi menyatukan langkah menuju bombana Surga Investasi,” tutup Burhanuddin.

Usai membaca sambutan, Pj Bupati Bombana Burhanuddin bersama tamu undangan Kirab Budaya melaunching pameran satu desa satu produk. Yang diikuti 123 Desa dan Kelurahan.

Tampak terlihat, masing masing desa menampilkan produk unggulan yang ada didesanya saat pameran satu desa satu produk. Diantaranya desa Lengora Selatan yang menampilkan produk gula aren serta desa desa lainya.

Laporan: Aldi Dermawan
Editor: Kalpin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here