Direktur Sekolah Jurnalistik dan Monumen Pers Nasional ke IAIN Kendari

32
Rapat bersama di kantor PWI Sultra.
Rapat bersama di kantor PWI Sultra.

KENDARI, KARYASULTRA.ID – Mahasiswa dan para pewarta muda di Sulawesi Tenggara jangan lewatkan momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar 6-9 Februari 2022 di Kota Kendari. Sebab banyak kegiatan penting yang akan menyemarakkan momentum hari lebaran para pewarta tersebut. Salah satunya Seminar Literasi Digital dan Pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Monumen Pers Nasional bersama Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) PWI Pusat. Acara itu bertempat di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, 7 Februari yang juga akan diikuti secara paralel oleh Dewan Pers di Jakarta, mahasiswa di Jogjakarta, dan peserta dari monumen pers di Solo. Kegiatan itu juga terbuka secara umum yang bisa disaksikan secara online.

Jaket hitam Ahmed Kurnia dan baju kaos merah Widodo saat meninjau aula IAIN Kendari tempat kegiatan seminar literasi digital dan pelatihan jurnalistik.

Direktur SJI Ahmed Kurnia Soeriawidjaja bersama Kepala Monumen Pers Nasional Dirjen IKP Kominfo RI, Widodo Hastjaryo didampingi Kabag Umum IAIN telah mengecek kesiapan ruangan pelaksanaan kegiatan. Target pesertanya yaitu 100 di Sultra, 100 di Solo, 100 di Jakarta, 100 di Jogjakarta dan 600 peserta lainnya yang akan diikuti secara online. Widodo bilang, agenda pelatihan jurnalistik ini akan diikuti kalangan insan pers, mahasiswa dan masyarakat umum.

Selain kegiatan penting tersebut di momen HPN juga akan menghadirkan panggung hiburan, pameran potensi pembangunan, UMKM, ekonomi kreatif, pameran pers, Rakernas Siwo, konvensi nasional media massa, baksos pembagian sembako, famili trip, seminar nasional pariwisata, seminar nasional energi, diskusi anugerah Adinegoro di UHO, klinik penulisan kebudayaan, diskusi sinergitas pers dan pemerintah dalam meningkatkan produktifitas pertanian nasional dan kelapa sawit, seminar nasional pemulihan ekonomi, kemudian lagi konvensi nasional media massa, Mukernas IKWI, pelepasan hewan endemik, pertemuan DK PWI Pusat dan DKP se-Indonesia, dialog kebudayaan, forum investasi dengan kedubes, forum pemred, gala dinner, pencanangan gernas mangrove dan pada acara puncak tanggal 9 Februari di halaman kantor gubernur akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo.

Ketua Panitia Pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2022 Auri Jaya mengatakan, momentum HPN selalu dihadiri Presiden Joko Widodo. Uuntuk memperingati Hari Pers Nasional yang sangat bersejarah ini. Dari tahun ke tahun HPN memang selalu meriah dan diselenggarakan di Ibu Kota provinsi secara bergantian. Tahun ini bertindak selaku tuan rumah Provinsi Sultra yang terpusat di Kota Kendari yang melibatkan semua Kabupaten di Sultra.

Auri Jaya menjelaskan bahwa HPN diperingati setiap 9 Februari? Ada beberapa pertimbangan, pertama karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Hal itu didasarkan pada Keputusan Presiden No 5 tahun 1985 di masa pemerintahan Soeharto. Disebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila.

Sebelum adanya Keputusan Presiden No 5 tahun 1985, Hari Pers Nasional juga telah tercantum dalam salah satu butir keputusan Kongres ke-28 PWI di Kota Padang, Sumatera Barat pada 1978. Disetujui bahwa peringatan HPN dilaksanakan sesuai dengan hari lahir PWI. Kesepakatan tersebut tak lepas dari kehendak masyarakat pers untuk menetapkan satu hari bersejarah untuk memperingati peran dan keberadaan pers secara nasional.

Begitu panjang sisi historis bagaimana insan pers mewarnai perkembangan bangsa dan negara mulai jaman pra kemerdekaan hingga kini mengisi masa-masa kemerdekaan untuk menjemput Indonesia Maju 2045 yang merupakan usia 100 tahun Indonesia.

Usulan masyarakat tersebut disetujui oleh Dewan Pers dalam sidang ke-21 di Bandung, pada 9 Februari 1981 untuk disampaikan kepada pemerintah. Hingga akhirnya ditetapkan Hari Pers Nasional dan dilaksanakan setiap tahun secara bergantian di Ibukota Provinsi yang ada di Indonesia.

“HPN dilaksanakan secara bersama antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah. Selain itu dalam HPN selalu melibatkan unsur pemerintah daerah yang ditunjuk tidak hanya menjadi tempat tapi juga panitia penyelenggara,” katanya saat kunjungan di Sultra belum lama ini.

Penulis: Kalpin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here